31 October 2011

Aquarium air tawar aquascape,- aquarium tanpa kuras?

Jasa Aquarium Air Laut - Apa pendapat anda mengenai cara perawatan kedua aquarium air tawar di bawah ini? Manakah yang menurut Anda lebih merepotkan?

  

Setelah menelusuri beberapa blog dan juga berdasarkan pengalaman pribadi, kami mendapati bahwa kebanyakan orang akan mengatakan bahwa aquarium di sebelah atas lebih mudah dirawat dibandingkan aquarium sebelah bawah (aquascape). Alasan mereka adalah, “wah banyak banget ya pohonnya, pasti susah ngebersihinnya”, atau “gimana cara ngurasnya tuh? Cuci satu2 kan repot, apalagi ada pasirnya”.
Bila Anda pun berpendapat seperti itu, maka anda salah. Perawatan aquarium air tawar aquascape, jauh lebih mudah dibandingkan perawatan aquarium konvensional. Pada akuarium konvensional, hampir pasti dilakukan pengurasan air setiap minggu karena air mulai keruh, muncul lumut, akuarium berkerak, air bau, dsb. Halnya berbeda dengan aquarium air tawar aquascape. Lihatlah salah 1 desain aquarium air tawar Entropis Aquatic di bawah ini, aquarium ini tidak dikuras lebih dari 1 bulan.
Aquarium di atas sudah tidak dikuras selama 1 bulan



Mengapa tetap jernih? Jawabannya adalah karena dalam aquarium tersebut sudah terbentuk sebuah ekosistem yang stabil, dimana terdapat tanaman yang menyerap kelebihan nutrisi dan sisa2 penguraian kotoran, bakteri yang mengurai sampah-sampah sisa, dan tentunya keberadaan beberapa jenis ikan dan udang office boy. Semakin besar suatu aquarium, maka semakin stabil kondisinya nya.
Skema daur ulang nitrogen dalam aquarium air tawar

Meskipun pada prinsipnya pergantian air memang perlu dilakukan (porsi pengurasan yang baik adalah 40% per minggu), namun bila kondisi filter anda bagus, tanaman air  sehat, dan asupan nutrisi dalam air tetap terjaga, maka anda cukup mengganti air yang menguap saja. Hal ini adalah garis besar yang berlaku berdasarkan pengalaman kami. Pada beberapa kasus, misalnya desain aquarium air tawar yang minimalis atau pada aquarium kecil, maka pengurasan sebaiknya dilakukan 1-2 minggu sekali.
order-now-button

Reaksi:

13 komentar:

  1. Menarik sekali ini cara disain aquariumnya sehingga tercipta ekosistem kecil.

    ReplyDelete
  2. wah keren niy....sy akan pesen jasa anda sesegera mungkin...trims

    ReplyDelete
  3. Yups yups.. Trims atas komennya, ditunggu tawaran kerjasamanya.. :)

    ReplyDelete
  4. wah keren y desainnya...pi saya bingung tmen saya pas lagi nyoba' bikin aquascape kq tumbuhan nya menguning dan di sobek2 oleh ikanya...apa mungkin ada kesalahan?
    mohon bantuanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin jenis ikan yang dimasukkan tidak cocok dengan aquascape, mungkin ikannya herbivora.
      Tanaman kuning bisa jadi banyak faktor, salah satunya adalah karena pencahayaan yang kurang tepat atau kadar CO2 yang kurang.
      Selain itu, bisa juga karena penuaan daun yang wajar terjadi.
      Bila tumbuh daun baru yang sehat, artinya tidak ada masalah. Bila tidak ada daun baru yg muncul, baru ada masalah.

      Delete
    2. kakak boleh apa endak bikin aquaspace di akuarium bulat ?

      kalo boleh kasi tau aku caranya, bahan-bahan yg diperlukan dan CONTOHnya y

      Delete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. Kesetabilan ekosistem di aquascape didapat karena bakteri dalam aquasacpe telah terbentuk secara sempurna . . .

    ReplyDelete
  7. Gan mau tanya ne apa bs akuarium yang g sbrpa besar di buat aquaspace n bhan apa aja ne yang d butuhkan

    ReplyDelete
  8. wah keren2 tu....
    gan jenis ikan yg plng awet utk air asin apa ya kira2nya...hehehe
    thanks..

    ReplyDelete
  9. pernah punya saya 3 bulan gak pernah diganti air. cuma saya kasih pasir malang bawahnya. pernah di kasih makan sama kakak sampe air kotor/keruh banget. tanpa diganti airnya jernih kembali seperti semula. (itu pengalaman ku)

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  11. Kukira kita punya pendapat yang berbeda soal kemudahan ini: menurut saya Aquascape air tawar lebih sulit daripada aquarium biasa.

    Aquascape air tawar memerlukan perawatan yang cukup tinggi ketika awal mulai, tapi (saya setuju dengan ini) memerlukan perawatan relatif mudah setelah jalan 1-2 bulan. Kenapa? yah, dijelaskan sih di artikelnya: ekosistemnya belum terbentuk pada awal2 mulai.

    Ketika awal2 mulai, tidak ada bakteri yang mengurai kotoran ikan/sampah2 sisa menjadi nutrisi buat tumbuhannya, dibutuhkan pengurasan 20-30% air 3-4 hari sekali selama 1-2 bulan untuk mempercepat pembentukan bakteri tersebut.
    Belum lagi masalah2 lainnya selama 1-2 bulan itu: ketidakseimbangan nutrisi (amonia, nitrit, dan nitrat) bisa menimbulkan tumbuhnya alga/lumut. Bila banyak alga/lumut, pastilah muncul banyak keong hama yang selain jelek, juga mengerogoti tanamannya. Kurangnya CO2 bisa bikin tanamannya tidak tumbuh tunas baru sama sekali. Dan masalah2 lainnya. ugh! stress deh pokoknya selama 1-2 bulan ini haha...

    Belum lagi kita musti mengerti apa saja parameter air, dan apa saja pengaruhnya ke tumbuhannya. Seperti pH, gH, kH, Amonia, Nitrat, Nitrit, Fe, dan CO2
    Trus biar mengerti keadaan itu gimana? Ya kita harus punya alat2 untuk pengukurnya, yang selain sulit dicari harganyapun relatif mahal.
    Misalkan kalo beruntung punya pun belum selesai sampai situ saja. Kita harus jadi orang yang sangat teliti soal parameter air tersebut. Kita harus memantau dan memonitor perubahan parameter2 air tersebut. Apalagi kalau awal2 mulai (1-2 bulan pertama)

    Itu saja juga belum cukup, kita juga harus mengerti soal tumbuhannya itu sendiri. Apakah butuh cahaya terang/biasa saja? Butuh air yang seperti gimana (berhubungan dengan parameter air)? Penanamannya gimana? Pemangkasannya gimana?

    Trus pas awal2 nutrisi tumbuhannya gimana? (kan tadi disebutkan awal2 mulai ga ada bakteri pengurainya) ya pake pupuk tentu saja. Tapi hati2, pemakaian pupuk itu bisa membahayakan tumbuhannya sendiri. Aquascape saya pernah gagal gara2 ini, pupuknya bocor ke air yang seharusnya harus terus di bawah pasir. (kebetulan saya pake pupuk bubuk bukan pupuk cair) Mengakibatkan tumbuhannya pada mati T_T

    Nah kalo aquarium biasa? Ya kasi ikan, filter, hiasan, air stone sudah deh. Kalo ikannya butuh air yang agak hangat, ya pake heater, seperti arwana. Kuras tiap minggu. Trus kalo muncul alga/lumut malah keliatannya bagus. Kalo lumutnya berlebihan ya tinggal masukin ikan pembersih lumut ato gosok pakai kain/busa. Menurut saya ini amat sangat jauh lebih mudah daripada aquascape.

    Mohon jangan salah paham soal penjelasan diatas, walaupun saya sepertinya menjatuhkan minat tapi sebenarnya tidak! Saya hanya ingin memberi tahu, bermain aquascape itu ga selamanya gampang, walau sebenarnya asyik sekali! haha...

    ini datang dari orang yang sudah 1 kali gagal aquascapenya: tumbuhannya ga tumbuh, trus pada mati lagi huhu T_T.

    ReplyDelete